<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sterneamhimmel</title>
	<atom:link href="http://www.sterneamhimmel.de/wordpress/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sterneamhimmel.de/wordpress</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Mar 2010 19:54:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Sampah</title>
		<link>http://www.sterneamhimmel.de/wordpress/2010/03/08/sampah/</link>
		<comments>http://www.sterneamhimmel.de/wordpress/2010/03/08/sampah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 12:22:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tira</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Life In Pictures]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sterneamhimmel.de/wordpress/?p=7667</guid>
		<description><![CDATA[Dalam hal menjaga lingkungan hidup dan menjaga kebersihan, rasanya negara ini patut berada di peringkat nomor satu. Bagaimana enggak? Semua sampah di pisah. Ada sampah basah yg disebut Bio-M&#252;ll (bahan makanan, dedaunan, rumput), sampah plastik, kertas, batere, alat elektronik, sisa-sisa renovasi rumah, furnitur, dan bahkan sampe ke popok. Ini contohnya;

Hebat deh, saya salut banget dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam hal menjaga lingkungan hidup dan menjaga kebersihan, rasanya negara ini patut berada di peringkat nomor satu. Bagaimana enggak? Semua sampah di pisah. Ada sampah basah yg disebut Bio-M&#252;ll (bahan makanan, dedaunan, rumput), sampah plastik, kertas, batere, alat elektronik, sisa-sisa renovasi rumah, furnitur, dan bahkan sampe ke popok. Ini contohnya;</p>
<p align="center"><img src="http://www.sterneamhimmel.de/wordpress/wp-content/uploads/2010/03/IMG_0636-300x225.jpg" alt="" title="IMG_0636" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-7668" /></p>
<p>Hebat deh, saya salut banget dan ngerasa beruntung bisa tinggal di negara yang orang-orangnya <i>caring</i> dengan lingkungan sekitar. Andaikan orang2 di negara saya bisa mencontoh sikap mereka ini? Saya sering ngeliat dengan mata kepala saya sendiri bagaimana kurang perdulinya kebanyakan orang Indonesia dengan lingkungan. </p>
<p>Septermber tahun yang lalu saya dan keluarga mengunjungi Kawasan Wisata Alam Curug Cilember. Tempatnya bagus, udaranya bersih dan fresh, tapi dimana-mana hampir bisa di bilang banyak tergeletak sampah-sampah yang di buang sembarangan, ada bungkus Indomie lah, bungkus rokok lah, sendal jepit putus lah, dst. Miris banget. Padahal kita (mereka) kan tahu bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. </p>
<p>Atau waktu kami rame-rame pergi ke Pantai Ancol. Aduhhh di areal berenangnya itu banyak sampah, ada bungkus permen sugus, bungkus indomie (lagi), botol Aqua dan plastik2 makanan kecil. Karena sedih ngeliat pemandangan spt itu, yang ada akhirnya saya ngambilin sampah2 ini dari air dan membuangnya ke tempat sampah. Tapi yang paling sedih waktu saya ngeliat seorang anak laki-laki menangkap seekor ubur-ubur. Ubur-ubur itu di taronya di kantong plastik yg sebelumnya sudah di isi air laut. Saya tanya ke dia mau di apain ubur2 itu. Dia jawab mau di bawa pulang utk di pelihara. Ubur2 laut itu kan gak bisa hidup di air tawar dan mau di kasih makanan apa? Patah hati ku rasanya &#8230; sigh.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sterneamhimmel.de/wordpress/2010/03/08/sampah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
